Berita

Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2020

Penyediaan energi terbarukan harus menjadi pilihan untuk tetap menjaga kualitas udara, penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dalam proses produksi dan jasa, sistem transportasi yang menggunakan intensitas energi yang rendah karbon, namun tetap menjamin mobilitas manusia, barang dan jasa, perubahan perilaku dengan pola konsumsi dan produksi yang ramah lingkungan serta penggunaan teknologi untuk kegiatan pendidikan, layanan administrasi perkantoran, perdagangan, telekomunikasi, pola kerja WFH perlu menjadi tatanan kehidupan baru (new normal).

Pagi ini Langit di bumi Lamongan tampak cerah, mega-mega tipis bertaburan menghiasi cakrawala.

Sahabat Perumda Air Minum Kab. Lamongan. Berikut ini ulasan singkat dari Kabag Administrasi dan Keuangan Perumda Air Minum Lamongan Samsudiono, SE dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2020.

Hari ini 5 Juni 2020 (kemarin) adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam, kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Lingkungan hidup bermanfaat untuk manusia, begitu juga dengan makhluk hidup yang lain seperti tumbuhan dan satwa. Lingkungan hidup juga modal pembangunan, mengingat lingkungan hidup sebagai penyedia alokasi ruang, penyumbang pendapatan dan sumber  daya alam, penyedia jasa lingkungan dan ekosistem serta perlindungan dari resiko bencana. Menjaga dan merawat lingkungan  hidup  atau  alam menjadi keniscayaan, karena  berbagai  manfaat  kita peroleh dari alam.

Makanan yang kita makan, udara yang kita hirup, air yang kita minum dan iklim yang membuat planet kita layak huni semua berasal dari alam. Sudah waktunya untuk merawat alam lebih baik lagi bagi tata kehidupan dan keberlangsungan makhluk hidup dan planet ini.

Dunia saat  ini  sedang mengalami  masa sulit  karena pandemi COVID-19 yang telah   merenggut ribuan nyawa dan mengubah roda sosial dan ekonomi. Bioprospeksi diyakini menjadi salah satu jawaban untuk permasalahan Covid-19. Kita dapat ambil bagian untuk mencari dan menemukan obat-obatan yang bersumber dari beragam species dan sumber daya genetik Indonesia untuk menemukan vaksin dan obat-obatan secepat mungkin.

Pandemi Covid-19 juga memberikan pelajaran berharga bagi kita untuk menjaga keseimbangan alam. Ketika hampir semua negara melakukan lockdown, kegiatan industri tutup secara global, transportasi udara bahkan mobilitas manusia juga turun, maka diberbagai belahan dunia mengalami perbaikan kualitas udara. Konsentrasi N02 secara global menurun hampir 30%, stasiun pemantauan kualitas udara KLHK mencatat penurunan konsentrasi PM 2,5 yang cukup signifikan di berbagai kota, bahkan selama penerapan PSBB terjadi penurunan konsentrasi PM 2,5 sebesar 45%.

Kualitas air juga mengalami perbaikan secara global, analisis citra satelit danau-danau di India menujukkan penurunan konsentrasi rata-rata 15,9 % di daerah yang terpengaruhi industri. Data stasiun monitoring kualitas air KLHK juga mendeteksi penurunan COD sebesar 21% di Sungai Brantas.

Dari sisi keanekaragaman hayati, meskipun terjadi tekanan bagi pengelolaan flora dan fauna yang berada di Taman Nasional, lembaga konservasi karena berkurangnya pengunjung, namun di belahan dunia ditandai dengan munculnya satwa-satwa liar di daerah pemukiman manusia. Berkurangnya tekanan manusia terhadap alam menyebabkan alam memperbaiki dirinya sendiri, bahkan pada beberapa lembaga konservasi dilaporkan kelahiran satwa-satwa dilindungi.

Pada masa Pandemi Covid-19, di kota-kota besar berciri comuter seperti Jakarta dan Surabaya terjadi penurunan timbulan sampah jumlah perhari sekitar 10-15%. Sementara di kota-kota sedang, terjadi penurunan rata-rata di bawah 1-3 %. Melalui Surat Edaran MENLHK Nomor 2 Tahun 2020, KLHK melakukan respon cepat tindakan korektif terhadap tata cara pemusnahan limbah medis Covid-19 yang merupakan limbah berbahaya dan beracun untuk memutus mata rantai Covid-19.

Ketika kehidupan manusia menjadi normal kembali, maka perbaikan kualitas lingkungan diharapkan tidak berhenti seiring dengan kesadaran manusia yang meningkat dari kejadian Pandemi ini. Oleh sebab itu konsep new normal tidak hanya terbatas pada konsep gaya dan cara hidup sehat, memperbaiki sarana sanitasi dan kesehatan di tempat kerja, membudayakan mencuci tangan menggunakan sabun, melakukan physical distancing selama kerja, tetapi harus lebih luas dari pada itu konsep gaya dan cara keseimbangan manusia dengan alam perlu dikedepankan. Maknai dan hargai fungsi alam yang sesungguhnya sebagai: 1) Sistem penopang kehidupan; 2) media (carrier); 3) bahan produksi; dan 4) Informasi (healing).

Penyediaan energi terbarukan harus menjadi pilihan untuk tetap menjaga kualitas udara, penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dalam proses produksi dan jasa, sistem transportasi yang menggunakan intensitas energi yang rendah karbon, namun tetap menjamin mobilitas manusia, barang dan jasa, perubahan perilaku dengan pola konsumsi dan produksi yang ramah lingkungan serta penggunaan teknologi untuk kegiatan pendidikan, layanan administrasi perkantoran, perdagangan, telekomunikasi, pola kerja WFH perlu menjadi tatanan kehidupan baru (new normal).

Leave a Response

Keluhan Pelanggan ? Hubungi Kami